“Pada saat diluncurkan yang lalu kita ingat harga emas masih di kisaran 3.000 dolar per troy ounce. Dan sekarang di atas 5.000 dolar per troy ounce. Jadi kalau investasi ini setahun sudah sekitar 60 persen kenaikannya,” ujar Airlangga.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan pihaknya terus memacu lembaga jasa keuangan untuk mengembangkan usaha bulion.
Menurutnya, hal ini menjadi strategi utama dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional.
“Selain mendorong pendalaman keuangan, kegiatan usaha bulion yang diatur oleh OJK diharapkan dapat mendukung hilirisasi di sektor emas,” ujar Dian dalam keterangan tertulis, dikutp Sabtu (7/3/2026).
Dian menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci kesuksesan ekosistem ini. Saat ini, OJK juga sudah menjalankan berbagai inovasi, mulai dari regulasi ETF Emas hingga uji coba tokenisasi emas digital yang mencatat transaksi senilai Rp8 miliar.





