“Siswa di sini dikenal sopan dan ramah. Kebiasaan senyum dan salam itu terasa sekali. Ini patut dicontoh,” kata Ahmad (45), warga setempat.
Hal serupa diungkapkan Siti (39), yang menilai lingkungan sekitar menjadi lebih tertib dan harmonis.
“Anak-anaknya tidak hanya cerdas, tapi juga punya sikap yang baik. Kami sebagai warga tentu bangga,” ucapnya.
Lebih lanjut, Neni menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, melainkan juga dari sikap, etika, dan integritas siswa. Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mendukung pembentukan karakter anak.





