Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku keberatan dengan pemasangan pagar tersebut karena sangat mengganggu aktivitas sehari-hari penghuni rumah.
Ia juga mengungkapkan kekhawatiran warga terkait rencana pembangunan tower yang dinilai terlalu dekat dengan permukiman.
Menurutnya, keberadaan tower di sekitar rumah warga dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan, berpotensi tersambar petir, serta menimbulkan berbagai persoalan teknis maupun risiko lain yang tidak diinginkan.
“Akibat pagar bambu itu, akses menuju rumah menjadi tertutup. Kami juga khawatir kalau tower dibangun terlalu dekat dengan rumah warga, bisa berdampak pada kesehatan, rawan tersambar petir, dan hal-hal teknis lainnya yang tidak diinginkan,” ujarnya.





