
“Maka itu di kampus USB YPKP ada Direktorat Enterpreneur, kita juga bangun Inkubator Sangga Buana, sebagai wadah untuk mereka-mereka yang akan mengembangkan produk-produk atau membuat usaha UMKM.
Dengan demikian, ada pelatihan untuk manajemen, akunting dan marketing agar semua produk yang dihasilkan berkualitas dan sesuai dengan standarisasi nasional,” tuturnya.
Dia berharap, ke depan, USB YPKP dapat bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang akan menjadi tempat laboratorium pengujian produk, atau tempat sertifikasi produk. Sehingga, paparnya, bukan hanya berbicara terkait kehalalan produk tetapi juga kualitas produk dengan diukur dengan ukuran standar tersebut.
Asep menambahkan, bahwa USB YPKP sudah mencanangkan sejak tahun 2014 lalu, menjadi kampus entrepreneur, namun baru tahun ini harapan itu bisa direalisasikan bersamaan penandatanganan MoU dengan Badan Standarisasi Nasional.
“Untuk itu, kami mengajak seluruh mahasiswa juga orang tua mahasiswa yang memiliki talenta-talenta usaha, mari kita gabung di Sangga Buana, termasuk kita juga siap membina masyarakat pelaku UMKM di luar kampus,” tandasnya.***







