
Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta melaksanakan kegiatan pengambilan sampel darah untuk pengujian penyakit Bovine Viral Diarrhea (BVD) pada ternak sapi. Kegiatan berlangsung pada 27–28 Agustus 2025 dengan berkoordinasi bersama Badan Karantina Hewan.
Plt. Kepala Diskanak Purwakarta, Aep Durochman, melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Wini Karmila, menyampaikan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular yang berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi peternak.
“BVD atau yang dikenal dengan diare ganas pada sapi merupakan penyakit infeksius yang sangat merugikan. Dengan pengambilan sampel ini, kami bisa memastikan status kesehatan ternak sekaligus memutus potensi penyebaran penyakit di Purwakarta,” jelas Wini.

Tentang Penyakit BVD
Bovine Viral Diarrhea (BVD) adalah penyakit menular pada sapi yang disebabkan oleh Bovine Viral Diarrhea Virus (BVDV).
Virus ini termasuk kelompok RNA virus dari genus Pestivirus dan famili Flaviviridae. BVD memiliki kemiripan antigenik dengan virus penyebab Sampar Babi (Hog Cholera).