
“IDE Indonesia menanamkan nilai Pancakarakter, yaitu sauyunan, bakti ka lembur, ngamumule budaya, nyukcruk elmu, dan jembar batin. Nilai-nilai ini menjadi fondasi agar pemuda tumbuh sebagai pemimpin yang berbudaya, berkarakter, dan hadir memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Nata.
Sementara itu, Pendiri IDE Indonesia, Gugun Gumilar, menekankan bahwa pendidikan harus dijalani dengan kesadaran dan keberlanjutan.
“Pendidikan harus digapai setinggi-tingginya melalui inisiatif yang kuat, konsistensi dalam proses, dan kreativitas dalam menjawab tantangan zaman. Ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti sebagai capaian akademik, tetapi harus diaktualisasikan menjadi tindakan nyata yang memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan masa depan bangsa,” tutur Gugun.
Melalui pelantikan ini, IDE Indonesia menegaskan perannya sebagai bridge builder yang menghubungkan masyarakat dengan institusi, mendukung program-program positif yang berdampak, serta membuka akses anak bangsa pada ilmu, kesempatan, dan masa depan yang gemilang. (Red)





