
Pohon-pohon aren yang biasanya tumbuh subur di kawasan pegunungan Purwakarta kini banyak ditebang untuk dijadikan bahan baku aci kawung, sehingga berdampak pada ketersediaan buahnya.
“Sekarang sangat sulit mendapatkan buah aren untuk diolah menjadi kolang kaling, padahal permintaan saat Ramadan selalu meningkat,” ujar Heri.
Akibat keterbatasan bahan baku, Heri mengaku hanya mampu memproduksi sekitar 15 kilogram kolang kaling per hari.
Bahkan, menurutnya, tidak sedikit produsen lain yang memilih berhenti berproduksi sementara karena kesulitan mendapatkan pasokan buah aren.





