
“Sekolah punya peran penting dalam menanamkan kecintaan terhadap alam dan tradisi lokal agar generasi muda memiliki rasa memiliki terhadap budayanya sendiri,” ungkap Vera.
Optimalisasi informasi wisata, mulai dari penyediaan situs web resmi, pemanfaatan Google Maps, hingga penggunaan kode QR multibahasa di destinasi wisata, dinilainya sebagai langkah mendesak agar akses informasi semakin mudah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Vera berharap, berbagai gagasan tersebut dapat berkontribusi menjaga kearifan lokal Jawa Barat sekaligus mendorong kemajuan sektor pariwisata.
“Ngajaga budaya, miara alam, jeung ngawangun pariwisata Jawa Barat anu maju tur masagi,” pungkasnya. (Red)





