Dalam bazar tersebut, pemerintah daerah menghadirkan sebanyak 11 stan yang menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, cabai, telur hingga daging ayam dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasar.
Bazar ini dilaksanakan selama enam hari. Pada tanggal 11–12 Maret serta 16–17 Maret 2026 kegiatan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta, sedangkan pada 13–15 Maret 2026 pelaksanaannya dilakukan oleh Kodim 0619/Purwakarta yang dipusatkan di Lapang Pajajaran.
Hariman mengungkapkan, pada pelaksanaan bazar hari ini pihaknya menurunkan sekitar 1,2 ton atau 1.200 liter minyak goreng untuk dijual kepada masyarakat. Minyak goreng tersebut dijual dengan harga Rp15.500 per liter, lebih rendah dibandingkan harga eceran tertinggi yang berada di angka Rp15.750.
“Alhamdulillah, sekitar 80 persen minyak goreng yang kami siapkan sudah terjual. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi sekaligus membantu menstabilkan harga di pasaran,” jelasnya.





