
Prasetyo menyatakan bahwa penghapusan dari daftar penerima bansos sangat mungkin dilakukan, terutama karena pemerintah kini telah memiliki data tunggal yang terintegrasi.
Data tersebut mencakup nama, alamat, hingga nomor rekening para calon penerima manfaat, yang memungkinkan proses verifikasi dan evaluasi lebih akurat.
“Dalam kaitannya dengan saudara-saudara kita yang bansosnya justru diduga digunakan untuk judi online, tentu akan kita evaluasi,” imbuhnya.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.





