RSHS Bandung Pastikan Anak yang Terkena Peluru Nyasar Kondisinya Makin Membaik

Direktur perencanaan umum RSHS Bandung drg. Muhammad Kamaruzzaman, M.Sc. (JabarNews)

Diberitakan sebelumnya, MA menjadi korban peluru nyasar yang menembus dari punggungnya, lalu bersarang di badannya.

Berdasarkan keterangan dari saksi mata, Syarif Hidayat (43) menuturkan, korban peluru nyasar dialami pada Minggu 21 November 2021 malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat itu Syarif mengaku sedang di teras rumah korban peluru nyasar. Dia bersama korban dan bapaknya yang sedang memperbaiki telepon seluler.

Menurut dia, kejadian tersebut tidak didului oleh bunyi ledakan atau tembakan. Korban juga tidak teriak saat peluru nyasar menghujam punggungnya.

Baca Juga:  Kejar Target, Polres Purwakarta Gelar Vaksinasi Covid-19 di Masjid Usai Shalat Tarawih

“Anak ini sedang membungkuk, lihat ke HP yang lagi dipegang bapaknya. Tiba-tiba ada suara ‘pletak’ seperti suara pantulan benda kena tembok, habis itu banyak darah keluar dari punggung anak ini,” kata Syarif di rumah korban, Selasa 23 November 2021.***