Dijelaskannya, dalam seleksi tahapan ini para peserta akan dilakukan pengecekan kesehatan, ukur tinggi badan, dan pemeriksaan berkas-berkas ijazah pendidik pendidikan. Mulai dari berkas SD, SMP, dan SMA dilakukan pengecekan nilai pendidikan.
“Selain pemeriksaan berkas, panitia juga melakukan pengukuran ulang tinggi badan peserta. Hal ini memastikan kesesuaian dengan persyaratan yang telah ditetapkan, baik untuk jalur Taruna Akpol, Bintara, maupun Tamtama,” Ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh tahapan seleksi penerimaan Polri di Mapolres Purwakarta ini menerapkan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH), serta diawasi secara ketat untuk mencegah praktik kecurangan.
“Pemeriksaan administrasi awal merupakan tahap krusial dalam memastikan peserta memenuhi persyaratan sebelum melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Hingga hari terakhir ada sebanyak 109 peserta dinyatakan lolos verifikasi administrasi awal, terdiri dari 87 pria dan 22 wanita,” Tutur Enjang.
Selain itu, lanjut dia, Polres Purwakarta telah melaksanakan kegiatan penandatanganan pakta integritas dalam rangka penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar secara virtual melalui Zoom di Aula SAR Polres Purwakarta.
Enjang mengatakan, pelaksanaan pakta integritas, menjadi landasan penting dalam menjamin proses seleksi berjalan secara objektif dan profesional.
“Pakta Integritas ini bukan sekadar seremonial, tetapi komitmen bersama untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan anggota Polri berjalan bersih, transparan, dan bebas dari praktik KKN,” jelasnya.





