
“Kami ingin menghadirkan solusi sederhana yang bisa langsung dirasakan manfaatnya. Melalui sistem akuaponik ini, warga bisa membudidayakan ikan lele sekaligus menanam kangkung di atasnya tanpa perlu lahan luas atau tanah subur,” jelasnya, Rabu (12/11/2025).
Metode Akuaponik Drum memanfaatkan wadah bekas seperti drum atau galon untuk menampung air dan ikan, sementara tanaman tumbuh di bagian atas dengan sistem sirkulasi alami.
Limbah dari ikan menjadi pupuk bagi tanaman, dan air yang tersaring kembali menjadi media hidup ikan, menciptakan ekosistem berkelanjutan yang efisien dan hemat biaya.
Antusiasme warga Desa Cigadog tampak tinggi selama pelatihan berlangsung. Kepala Desa Cigadog, Koko Ucu, A.Md., menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.







