PurwakartaUpdate, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bergerak cepat memantau rencana evakuasi warga Jabar di Timur Tengah akibat situasi geopolitik yang kian membara.
Langkah antisipasi ini menjadi prioritas untuk melindungi warga Tanah Pasundan di tengah meningkatnya eskalasi konflik Timur Tengah antara Iran vs Israel-AS.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, memastikan pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah pusat. Saat ini, perwakilan Jabar sudah bersiaga dalam kanal komunikasi darurat di bawah kendali Kementerian Luar Negeri.
“Pemprov Jawa Barat melalui Badan Penghubung sudah masuk ke dalam WhatsApp Group Evakuasi Pemulangan Timur-Tengah yang dikoordinasikan Kementerian Luar Negeri. Seluruh informasi, baik arahan maupun perintah terkait evakuasi WNI, disampaikan melalui kanal tersebut,” tegas Herman, Selasa (3/3/2026).
Hingga saat ini, Kemlu RI memang belum menerbitkan instruksi penjemputan. Namun, Pemprov Jabar tetap dalam posisi waspada tinggi menunggu arahan resmi untuk tindakan evakuasi warga Jabar.




