
“Fokus kami pada percepatan perluasan layanan di empat kecamatan, yakni Babakan Cikao, Bungursari, Campaka, dan Cibatu, dengan target penyelesaian dalam lima tahun ke depan,” ujarnya.
Bupati Saepul Bahri Binzen menyampaikan apresiasi terhadap perencanaan PDAM. Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat yang harus dipenuhi secara berkelanjutan.
“Yang terpenting adalah bagaimana kebutuhan air bersih masyarakat dapat terlayani dengan baik. Rencana bisnis PDAM bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan dengan menjamin ketersediaan bahan baku air bersih,” tegasnya.
Hadir pula dalam rapat ini jajaran pejabat daerah, termasuk Asda Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Kabag Perekonomian dan SDA.
Sinergi antara PDAM dan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik sekaligus memastikan masyarakat Purwakarta mendapatkan akses air bersih yang lebih merata dan berkelanjutan. (red)







