Proses Pembuatan Teh Secara Tradisional Purwakarta Di Tengah Perubahan Zaman

Pemilik pabrik teh di Sindangpanon Purwakarta. (Foto: Jabarnews)

Ia menjelaskan, sebelum di pasarkan, produksi teh hijau ini melewati beberapa proses. Tahap pertama adalah pelayuan. Di tahap ini, daun teh yang telah dipetik akan didiamkan di wadah besar.

“Proses pelayuan memakan waktu 2 sampai 3 jam. Daun teh akan dikeringkan dengan udara panas untuk mengurangi kadar air. Sehari bisa 4-8 ton daun teh yang dikeringkan,” ujar Asep.

Setelah daun teh kering, lanjut dia, akan dialirkan melalui conveyor untuk selanjutnya masuk ke tahap penggilingan.

Baca Juga:  Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Pemkab Purwakarta Buka Pasar Murah Bersubsidi

“Dalam satu jam, biasanya ada 30 hingga 50 kg daun teh kering yang siap digiling. Pada tahap ini, daun teh akan dihancurkan agar mudah digulung. Prosesnya memakan waktu 2 jam,” ucapnya.

Tahap terakhir adalah storasi yang bertujuan memisahkan jenis daun teh dari serat dan tulang. Proses di sini memakan waktu yang cukup lama. Hal ini dikarenakan pekerja pabrik benar-benar memastikan teh yang siap dikemas memiliki kualitas baik dan sesuai dengan standar.

Baca Juga:  Uu Ruzhanul Ulum: Pemprov Jabar Terus Genjot Potensi Ekonomi di Jabar Selatan