Risman Awali Bisnis Hammock di Usia 17 Tahun dan Makin Maju Selang Waktu 6 Tahun

Tas produksi Monte Equipment. (Foto: Jabarnews)

Pada awal 2019 bisnisnya itu sempat terkena pukulan keras terkait hak cipta. Hammock yang dibuat Risman disomasi oleh produsen hammock berskala besar asal Bali, karena dianggap meniru logo dan produknya.

“Saya kena somasi oleh produsen hammock yang dulu saya ingin miliki. Bule Jerman, yang punya perusahaan hammock itu, sampai datang langsung menemui saya. Saya yang masih belasan tahun dimarah-marahi,” katanya.


Setelah rugi besar karena harus menarik produknya dari pasaran, Risman kemudian mencoba bangkit kembali pada akhir 2019 dengan mengangkat merek Commoc untuk hammock yang dia buat.

Baca Juga:  Dari Sampah Jadi Bisnis, Inovasi dan Solusi Disdik Kabupaten Purwakarta

Selain itu, dia pun mulai mengembangkan rintisan produk perlengkapan outdoor yang lain dengan merek Monte. Risman membuat tas ultralight, yang langsung mendapat respons positif dari konsumen bahkan hingga ke Hongkong.

“Waktu itu ada seorang influencer asal Hongkong yang beli, ternyata dia ikut bantu promosi, jadi produk kami booming di Hongkong. Akhirnya ada perusahaan besar di Hongkong yang kontak kami buat jadi distributor resmi,” katanya.