Dua Narapidana Terorisme di Lapas Purwakarta Menyatakan Ikrar Setia Kepada NKRI

Seorang Napiter di Lapas Kelas IIB Purwakarta saat mencium bendera merah putih. (JabarNews)

Tentunya, lanjut dia, menjadi apresiasi buat semua. Karena harapannya semua warga binaan yang terkait kasus terorisme bisa kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

“Ikrar NKRI sebagai indikator menurunnya tingkat risiko napi high risk kasus terorisme,” Sebut Kusnali.

Ia menyebut, wujud nyata dari keberhasilan yang dilakukan oleh Lapas kelas IIB Purwakarta ini tidak semata-mata hasil kerja pihak Lapas saja tetapi ini ada keterlibatan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Purwakarta, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, TNI-Polri, Densus 88 Anti Teror maupun dari BNPT itu sendiri sebagai leading sektor pembinaan terhadap napiter.

Baca Juga:  Hyundai Internusa Purwakarta Hadirkan Hyundai Creta Dengan Berbagai Fitur Terbaiknya

“Diharapkan setelah kembali ke masyarakat bisa diterima dengan baik oleh lingkungan dan jalan hidup yang baik. Kami dari Divpas Kanwil Kemenkumham Jabar pun akan terus memberikan pendampingan setelah ikrar tersebut baik dari Lapas Kelas IIB Purwakarta ini,” ucap Kusnali.

Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Purwakarta, Yusep Antonius menambahkan, dengan melakukan ikrar napiter untuk kembali ke NKRI di Lapas Kelas IIB Purwakarta ini menjadi suatu progres yang membanggakan sekaligus berhasil membawa ke arah yang lebih baik.

Baca Juga:  Bandar Narkoba Tanjung Balai Berhasil Diringkus Berkat Informasi dari Warga

“Tentunya kita bersyukur, warga binaan yang sebelumnya berbeda faham, kita bina dan kita berikan pengetahuan mengenai kebangsaan,” tuturnya.