
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengamankan dua unit sepeda motor hasil curian serta mengidentifikasi enam tempat kejadian perkara (TKP) yang diakui para pelaku.
“Untuk sementara ada enam TKP yang diakui dan diingat oleh para pelaku. Kendaraan yang berhasil kami amankan baru dua unit, sedangkan sisanya masih dalam proses pencarian dan pengembangan penyidikan,” katanya.
Ia menjelaskan, para pelaku beraksi dengan cara berkeliling secara acak untuk mencari sepeda motor yang tidak dikunci leher atau tidak menggunakan kunci pengaman tambahan.
“Setelah diketahui kendaraan tidak terkunci leher, motor langsung diambil. Kemudian dibawa dengan cara distep atau didorong ke kontrakan untuk disimpan sementara sebelum dijual kepada penadah,” jelasnya.





