“Namun jika pengaruh listrik ini dikeluarkan dari perhitungan, inflasi year on year Februari 2026 hanya sebesar 2,65 persen,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan tekanan ekonomi ini sedikit tertahan berkat kebijakan penurunan harga BBM non-subsidi per 1 Februari lalu.
Seluruh wilayah pantauan BPS di Jawa Barat kompak mengalami kenaikan harga. Kota Tasikmalaya memimpin dengan inflasi tertinggi 0,97 persen. Sementara itu, Kota Bandung dan Kota Depok mencatat angka terendah yakni 0,65 persen.
Kabar baik menyertai sektor pertanian di tengah kondisi ini. Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Barat melonjak 1,40 persen ke level 117,29.
Hal ini membuktikan pendapatan petani tumbuh lebih cepat daripada pengeluaran rumah tangga mereka.





