Purwakartaupdate.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar bukan sekadar tren, melainkan strategi jitu untuk menekan biaya operasional birokrasi.
Kebijakan ini diklaim mampu mengalihkan anggaran “rutin” menjadi anggaran pembangunan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
”WFH di Jabar itu sudah berlangsung lama. Jadi kalau hari ini ada penguatan dari pemerintah pusat, ya kita lebih senang,” ujar Dedi, pada Kamis (2/4/2026).
Dedi menjelaskan secara rinci bahwa bekerja dari rumah berdampak langsung pada penurunan “biaya produksi” pemerintah. Dengan berkurangnya aktivitas di kantor, penggunaan fasilitas publik sepertiListrik dan Air, Internet Kantor,Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mobilitas ASN dan Anggaran Perjalanan Dinas.





