
“Kita akan dorong agar penyelenggaran pendidikan berjalan lancar setelah 2020 full TMT dilaksanakan di Purwakarta,” kata politisi PKB itu.
Diapun berkomitmen bakal memperjuangkan terutam dalam hal anggaran mengingat sistem penggajihan PPPK dibebankan ke pemerintah daerah.
“Kita lihat nanti anggarannya berapa, kalau misalkan masih bisa kenapa tidak kuota PPPK ditambah karena kalau 1.000 juga sudah ideal,” ujar perempuan akrab disapa Teh Neng itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, DR. Purwanto juga mengaku kuota PPPK yang diberikan dinilai masih kurang dan pada tahun depan bakal diusulkan kembali, dengan harapan kuota lebih banyak.
“Kemarin kita mengusulkan 3 ribu lebih untuk PPPK, tapi kuota untuk Purwakarta hanya 49 orang,” singkat Pria yang akrab disapa Kang Ipung itu.(Gin)





