Menariknya, Pemprov Jabar justru menyiapkan skema ‘naik kelas’ bagi mereka yang saat ini berstatus paruh waktu.
Kepala BKD menjelaskan, strategi ini memanfaatkan celah dari sekitar 1.700 ASN di Pemprov Jabar yang akan pensiun pada 2026 mendatang.
“Kalaupun ada penyesuaian, paling pada peningkatan status dari P3K paruh waktu menjadi P3K penuh waktu. Itu tinggal menyesuaikan dengan jumlah ASN yang pensiun setiap tahun,” tutur Dedi.
Agar anggaran tetap terkendali, Pemprov Jabar juga sudah mengunci data rekrutmen. Untuk ASN yang akan bekerja pada 2027, seluruh proses seleksinya sudah tuntas dilakukan sepanjang 2026 ini.
“Untuk ASN yang bekerja pada 2027, proses rekrutmennya sudah dilakukan dari 2026,” tambahnya.





