
Ia menyoroti beberapa daerah yang dinilai masih kurang maksimal mengalokasikan anggaran perbaikan infrastruktur.
Salah satunya Kabupaten Sukabumi, yang menurutnya hanya menganggarkan Rp150 miliar dari total APBD Rp4,2 triliun.
“Sampai kiamat nggak akan beres (urusan jalan),” katanya.
Dengan rencana pengambilalihan pembangunan jalan desa oleh provinsi, Dedi Mulyadi berharap kualitas jalan bisa lebih baik, sementara desa dapat fokus pada penyelesaian persoalan kesehatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (Brl)







