“Kalau pun yang sudah memiliki jadwal bisa melakukan reschedule, dari maskapai penerbangan pun memberikan opsi penjadwalan ulang,” lanjut Boy.
Eskalasi perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran ini memang sangat memprihatinkan. Konflik tersebut telah menelan ratusan korban jiwa tepat di tengah momen puasa Ramadhan.
Secara nasional, tercatat sebanyak 58.873 jamaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi, termasuk jamaah umrah Jawa Barat.
Oleh karenanya, pengamat haji dan umrah, Mustolih Siradj, mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah terukur.
Ia menilai jaminan keamanan dan keselamatan jamaah harus menjadi prioritas utama di tengah ketidakpastian perang.





