“Oleh sebab itu, situasi perang seperti sekarang ini tentu menimbulkan kerugian bagi semua kalangan bukan saja bagi jamaah, travel, maskapai, penyelenggara transportasi dan akomodasi serta semua ekosistem umrah tetapi juga bagi negara tuan rumah yakni Arab Saudi dan negara pengirim jamaah. Meski demikian belum ada hitungan berapa besar kerugiannya, semoga perang ini segera berakhir,” pungkas Mustolih.(red)
Perang Iran-Israel Memanas, 3000 Jamaah Umrah Jabar Masih di Tanah Suci





