57 Persen Penduduk Indonesia Bermasalah dengan Gigi, Banyak yang Abaikan Perawatan

Ilustrasi sakit gigi. (Foto: doknet)

Menurutnya, kasus karies, gigi berlubang, gigi tanggal, hingga radang gusi masih mendominasi. Rendahnya literasi kesehatan gigi memperburuk keadaan, karena mayoritas masyarakat hanya menyikat gigi pagi saat mandi dan malam sebelum tidur, bukan setelah makan sebagaimana dianjurkan.

“Selain waktunya tidak tepat, cara menyikat gigi juga sering terlalu singkat, hanya sekitar satu menit, sehingga kurang efektif. Padahal kesehatan gigi yang buruk bisa berdampak pada organ vital, termasuk jantung. Pada ibu hamil, infeksi gigi bahkan berisiko membahayakan janin,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Usman Sumantri, menilai momentum Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional harus dijadikan sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Baca Juga:  Duka Warga Pasirmunjul: 86 KK Terima Bantuan, Gubernur Jabar Minta Pengungsian Segera Dikosongkan

“Indonesia hebat dimulai dari menjaga kesehatan gigi dan mulut. Pencegahan jauh lebih murah dan lebih mudah dibandingkan pengobatan,” tegasnya.