“Itu adalah puncak pencapaian pendidikan orang Sunda. Peran utamanya ada pada orang tua, kemudian dibantu oleh satuan pendidikan,” katanya.
Menanggapi upaya pencegahan terhadap kejadian serupa yang sempat viral sebelumnya, Om Zein menekankan pentingnya kewaspadaan orang tua dan sekolah terhadap perubahan perilaku anak.
“Sedikit saja perubahan pada anak harus diperhatikan. Karena kadang-kadang perilaku anak bukan karakter aslinya, tetapi terbawa lingkungan atau pergaulan. Maka peran orang tua dan sekolah sangat penting untuk lebih peduli,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran hukum serta pembentukan karakter siswa di Purwakarta semakin kuat, dengan dukungan penuh dari keluarga, sekolah, dan pemerintah. (Riyan Kurnia)





