Pembelajaran Tatap Muka di Sukasari, Dikawal Satgas Covid-19

PURWAKARTAUPDATE.com | Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta melakukan pemantauan ke sejumlah lembaga satuan pendidikan tingkat sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di wilayah kecamatan tersebut.

Satgas Covid-19 Kecamatan Sukasari ini sengaja berkeliling ke sejumlah SD dan SMP untuk memantau sekaligus memastikan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) pencegahan covid 19 berjalan baik dalam proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

“Tadi kita melakukan pengecekan ke 11 SD dan 2 SMP yang ada di Kecamatan Sukasari terkait penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan PTM terbatas,” ungkap Camat Sukasari, Muhammad Kosim, pada Selasa (8/6/2021).

Baca Juga:  Wagub Jabar Berikan Wejangan Kepada Peserta STQH Tingkat Nasional Ke-26

Pantauan di lapangan, kata dia, pelaksanaan penerapan protokol kesehatan dirasakan sudah cukup baik, dari mulai penggunaan masker, tempat cuci tangan dan jaga jarak.

“Alhamdulillaah, secara keseluruhan sekolah-sekolah baik SD dan SMP di Kecamatan Sukasari pelaksanaan prokesnya relatif sudah bagus. Apalagi tatap muka sekolah adalah hal yang sangat dinantikan oleh masyarkat karena hampir 2 tahun kita mengunakan sistem daring sejak pandemi COVID-19,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Kosim itu mengatakan salah satu cara agar pembelajaran tatap muka ini terus berlangsung yakni Sosialisasi prokes ke siswa dan dewan guru dan membantu masker bagi yang tidak pakai.

Baca Juga:  Kadisdik Purwakarta Purwanto : Kepala Sekolah Harus Berinovasi & Berimajinasi Ciptakan Ekosistem Pendidikan

“Satgas kecamatan akan terus-menerus sosialisasi ke sekolah-sekolah setiap hari,” tuturnya.

Tak lupa, ia juga memberikan imbauan pentingnya mematuhi Protokol Kesehatan, kepada murid dan guru.

Ia berharap para murid dan tenaga pengajar dapat lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak serta wajib tes suhu tubuh sebelum masuk lingkungan sekolah.

“Bukan di sekolah saja, tapi dalam aktifitas keseharian kita juga harus mematuhi protokol kesehatan, sampai wabah ini berakhir. Kita tidak boleh lengah dan terlena kewaspadaan terhadap Covid 19 justru harus lebih ditingkatkan, demi menjaga keselamatan kita bersama,” pungkasnya.(Gin)

Baca Juga:  Dukung Pendidikan Pesantren, Menag Kukuhkan Sembilan Kiai Sebagai Majelis Masyayikh

Selengkapnya, klik: www.jabarnews.com