
Selain angkutan mandiri, pemerintah juga mengoptimalkan bus sekolah serta angkot yang tersedia untuk melayani kebutuhan harian pelajar.
Disdik Jabar kini tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat untuk menambah armada bus khusus.
“Nanti kita lihat apakah itu menjadi sesuatu yang signifikan atau tidak,” tambah Purwanto.
Kebijakan yang melarang siswa membawa motor ke sekolah ini juga memiliki misi menekan gaya hidup konsumtif.
Purwanto berpendapat bahwa membawa motor sendiri memicu pengeluaran rutin untuk bensin yang sebenarnya bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain.





