
“Sehari-hari Arizal itu anaknya baik. Saya tidak menyangka sampai terjadi seperti ini. Apalagi dia sudah bekerja sebagai sales es krim,” ujar Dodi saat ditemui usai pemakaman.
Dodi menambahkan, pihak keluarga untuk sementara belum terpikirkan mengambil langkah hukum terkait peristiwa tersebut karena masih dalam suasana duka.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjungsari, Rusmana Wijaya, mengatakan pihaknya baru mengetahui adanya warganya yang menjadi korban penghakiman massa dari Kepala Desa Gurudug.
“Kami mendapat informasi dari Kepala Desa Gurudug bahwa ada warga kami yang tertangkap saat diduga hendak melakukan pencurian sepeda motor,” kata Rusmana.




