Ia menambahkan, layanan ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. hendak merayakan Lebaran 2026 di kampung halaman.
Selain meringankan beban biaya, Om Zein berharap mudik bareng mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga menekan kemacetan.
“Yang paling penting mereka bisa mudik bareng-bareng, perjalanan lebih aman, bisa saling berbagi cerita di perjalanan. Dan tentu saja ini juga bisa membantu mengurangi kendaraan di jalan,” paparnya.
Pemkab Purwakarta berencana terus menjalankan program ini setiap tahun sebagai bentuk pelayanan publik.
Antusiasme warga terlihat jelas dari senyum para peserta mudik gratis Purwakarta yang masuk ke dalam bus.




