
“Pepohonan di tebing yang curam membuat struktur tanah tidak stabil. Ditambah lagi hujan deras yang meresap ke tanah, sehingga tekanan meningkat dan memicu longsor,” jelas Heryadi.
Ia menegaskan bahwa akibat longsor, akses jalan provinsi Cirata–Maniis hingga jalur Purwakarta–Cianjur sempat tertutup total, sehingga arus kendaraan tidak dapat melintas.
“Tim BPBD bersama TNI, Polri, dan unsur masyarakat langsung melakukan assessment dan pembersihan material. Sekarang jalur sudah bisa dilalui roda dua dan roda empat, namun penanganan masih berlangsung,” ujar pria yang akrab disapa Abah Erlan.
Meski demikian, petugas masih berjaga untuk mengantisipasi potensi longsor susulan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.





