Meski kebijakan ini diprediksi akan memicu keluhan dari anak-anak dan para remaja, Komdigi tetap memprioritaskan keamanan jangka panjang bagi generasi muda.
Indonesia, kata Meutya, bahkan menjadi negara non-Barat pertama yang mengambil langkah tegas dalam regulasi pelindungan anak di ruang digital.
“Langkah ini kita ambil untuk merebut kembali kedaulatan masa depan anak-anak kita. Kita ingin teknologi itu memanusiakan manusia, bukan menumbalkan masa kecil anak-anak kita,” pungkas Meutya.(red)





