Sementara itu, sisa pergerakan warga lainnya terbagi untuk tujuan wisata dan silaturahmi. Sekitar 500 ribu orang tercatat bakal berwisata, sedangkan 290 ribu orang memilih silaturahmi tanpa menginap.
Secara nasional, potensi arus mudik 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Angka ini mencakup setengah dari populasi Indonesia, di mana Jabar memegang porsi terbesar sebagai titik keberangkatan.
“Jawa Barat menjadi daerah asal pemudik terbesar secara nasional dengan porsi sekitar 21,52 persen atau sekitar 30,97 juta orang,” ungkapnya.
Besarnya angka ini mencerminkan posisi Jabar sebagai pusat mobilitas penduduk. Berdasarkan catatan, jumlah warga yang keluar Jabar mencapai 30,97 juta orang, sedangkan yang masuk hanya sekitar 25,09 juta orang.
Lantas, daerah mana yang menyumbang pemudik terbanyak? Kabupaten Bogor menempati urutan pertama dengan estimasi 4,2 juta orang atau 16 persen dari total pelaku perjalanan di Jabar.





