Menurut Ijang, kurban memiliki makna sosial yang sangat kuat karena menjadi salah satu momentum pemerataan kebahagiaan dan penguatan nilai kemanusiaan. Terlebih di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih dan masih adanya kelompok masyarakat rentan yang memerlukan perhatian bersama.
“Semoga amanah para mudhahhi diterima Allah SWT dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menghadirkan semangat berbagi dan kepedulian pada Iduladha tahun ini,” katanya.
Selain pendistribusian hewan kurban di berbagai wilayah, pemotongan dan penyaluran daging kurban juga dilaksanakan bersama relawan dan masyarakat di sejumlah titik layanan sosial dan keagamaan di Jawa Barat.
Momentum Iduladha, lanjut Ijang, diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi pengingat penting bahwa semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian sosial harus terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat.(*)





