Ia menegaskan, koperasi hadir untuk kepentingan bersama, bukan untuk individu semata.
“Saya selalu siap untuk kepentingan masyarakat, karena koperasi ini bukan milik pribadi, melainkan milik bersama yang harus dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegasnya.
Salah satu penerima bantuan rumah tidak layak huni, Ibu Iroh, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku kondisi rumah sebelumnya sudah rusak parah dan tidak nyaman untuk ditempati.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Dulu rumah saya bocor dan hampir roboh. Sekarang sedang diperbaiki, saya dan keluarga merasa sangat terbantu,” tuturnya.





