“Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat Purwakarta saat memilih hewan kurban. Karena itu pengawasan akan terus dilakukan agar hewan yang dijual benar-benar sehat dan layak,” ucapnya.
Menurut Helmi, keberadaan kader Kesmavet memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan kesehatan hewan di lapangan.
“Para kader dari 17 kecamatan ini nantinya membantu kami di lapangan. Karena menjelang Iduladha penjual hewan kurban tersebar di banyak titik, sementara personel kami terbatas. Tidak mungkin semuanya diawasi sendiri oleh dinas,” jelasnya.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga diberikan edukasi terkait ciri-ciri hewan ternak yang terindikasi PMK melalui pemutaran video edukatif. Selain itu, peserta mendapatkan materi mengenai tips aman memilih daging hewan kurban yang sehat dan layak konsumsi.





