Iwan mengungkapkan bahwa banyak anak sekolah yang merasa makanan yang diberikan belum cukup mengenyangkan. Hal ini menjadi titik evaluasi penting bagi pemerintah dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis ke depan.
“Jadi banyak penerima juga merasa porsinya masih kurang,” ucapnya.
Masalah Tata Kelola dan Transparansi
Riset tersebut juga menyoroti empat faktor penentu efektivitas program, yakni keamanan pangan, tata kelola, kapasitas SDM sekolah, dan kondisi ekonomi penerima. Dari hasil analisis, transparansi muncul sebagai kunci utama kepercayaan publik.
Meskipun pihak sekolah sudah memahami aturan program, koordinasi antarlembaga dan sistem monitoring formal dinilai belum maksimal.





