Jalur alternatif selatan lainnya mencakup Sasak Beusi – Cibatu – Leles (19 km) dan Banjar – Manonjaya – Tasikmalaya (44 km). Dua rute pendek juga tersedia, yakni Malangbong – Wado (15 km) dan Parakan Muncang – Warung Simpang (9 km).
Persiapan matang ini merespons potensi pergerakan 25 juta penduduk Jawa Barat pada arus mudik 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“50 persen orang Jawa Barat akan melakukan pergerakan mudik atau pulang kampung. Jadi kurang lebih ada 25,1 juta (orang) akan melakukan perjalanan dan 25,6 jutanya lagi tidak akan melakukan perjalanan,” pungkas Dhani.(red)





