
Selain tertarik pada sajian kuliner bernuansa Timur Tengah, ia juga mengapresiasi konsep bangunan dan interior yang sarat nilai estetika klasik.
“Kami sengaja mampir saat berkunjung ke Purwakarta. Selain makanannya khas Timur Tengah, suasana tempatnya juga unik, klasik, dan penuh nuansa antik,” tuturnya.
Sementara itu, pemilik Dapur Kunfayakun, Miko, menjelaskan bahwa selain dikenal sebagai destinasi kuliner, tempat usahanya juga kerap dijadikan lokasi pemotretan untuk berbagai keperluan, seperti year book siswa hingga foto pra-pernikahan.
“Selain kuliner, Dapur Kunfayakun memang sering dijadikan spot pemotretan, baik untuk year book maupun prewedding. Konsep joglo dengan nuansa jadul dan klasik membuat tempat ini sangat instagramable,” pungkas Miko. (Riyan Kurnia)







