Meski begitu, ia menekankan bahwa aspek keselamatan tidak boleh diabaikan. “Benang gelasan sangat berbahaya jika digunakan di area dekat jalan raya, jaringan listrik, maupun rel kereta api. Risiko kecelakaan sangat besar, terutama bagi pengendara motor,” jelasnya.
Sebagai langkah preventif, Pelangi Jawa Barat akan membagikan stiker imbauan secara gratis kepada para pelaku usaha layang-layang di seluruh wilayah Jawa Barat, guna memperluas jangkauan edukasi hingga ke masyarakat luas.
Selain itu, Ketua Pelangi Kabupaten Purwakarta, Saefudin, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti instruksi tersebut dengan turun langsung ke lapangan.
“Kami di Purwakarta akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pemahaman pentingnya bermain layangan di tempat yang aman. Kami juga mengajak para pedagang dan pelaku usaha layangan ikut menyampaikan imbauan ini, agar risiko kecelakaan bisa ditekan bersama,” ujarnya.





