
“Dengan menyertakan dokumen pendukung, usulan akan kami verifikasi agar sesuai dengan kriteria BPJS,” jelasnya.
Aplikasi SIKS-NG juga digunakan dinas sosial untuk mendukung proses reaktivasi. Dari lebih dari 8 juta data yang dinonaktifkan, baru 25.628 (0,3%) yang mengajukan reaktivasi.
Berikut Rinciannya:
- 1.822 usulan menunggu persetujuan Pusdatin.
- 2.578 disetujui, belum aktif di BPJS.
- 18.869 sudah aktif kembali.
- 2.359 aktif, namun pindah segmen.
Gus Ipul juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan bansos bukan semata besaran bantuan, melainkan ketepatan sasaran dan kemampuan keluarga penerima mengelola keuangan.
Koordinasi erat lintas kementerian, termasuk Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, BPJS Kesehatan, dan pemerintah daerah menjadi kunci. (red)







