
Dari total lahan delapan hektare, panen tahap pertama dilakukan di area seluas 3,5 hektare dengan estimasi hasil mencapai 16 ton jagung serta tambahan sekitar 64 ton batang dan daun jagung.
Seluruh hasil panen tersebut dibeli oleh PT Nusa Farm Indonesia. Jagung beserta bonggol dihargai Rp2.400 per kilogram, sedangkan daun dan bagian lainnya dihargai Rp500 per kilogram. Seluruh bagian tanaman jagung dimanfaatkan sebagai pakan sapi di peternakan milik perusahaan tersebut.
“Hasil penjualan setelah dikurangi biaya bibit, pupuk, dan perawatan diserahkan kepada Lapas sebagai pengganti biaya operasional serta premi bagi warga binaan yang terlibat dalam program,” kata Mizan.
Melalui program ini, Lapas Purwakarta berharap warga binaan memperoleh keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal usaha setelah menjalani masa pidana.





