
“Melalui workshop Eco Enzim ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah organik rumah tangga. Harapannya, warga dapat mengolah sampah dapur menjadi produk yang bermanfaat sekaligus ramah lingkungan,” ujar Khaalishah, Rabu (28/1/2026).
Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan Eco Enzim. Para peserta diajak terlibat langsung mulai dari proses pencampuran bahan hingga teknik fermentasi yang benar.
Peserta juga dibekali pengetahuan terkait tata cara penyimpanan Eco Enzim serta pemanfaatannya setelah masa fermentasi selesai. Workshop Eco Enzim ini mendapat sambutan positif dan antusias dari warga Desa Babakan.
“Workshop Eco Enzim ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai warga. Selain menambah pengetahuan tentang pengelolaan sampah organik, kegiatan ini juga memberikan solusi sederhana yang bisa langsung diterapkan di rumah. Kami jadi lebih sadar bahwa sampah dapur ternyata bisa diolah menjadi sesuatu yang berguna dan ramah lingkungan,” ujar Uyun, salah satu kader Desa Babakan.







