Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Upaya mencari solusi atas persoalan sampah terus dilakukan di berbagai wilayah pedesaan. Keterbatasan layanan pengangkutan sampah kerap memaksa warga mengelola limbah secara mandiri dengan cara yang kurang ramah lingkungan.
Menyikapi kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menghadirkan terobosan nyata melalui pembangunan sekaligus peresmian Insinerator Sampah Mini Minim Asap di Desa Taringgul Landeuh, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta.
Insinerator sampah mini ini dirancang sebagai solusi pengelolaan sampah skala kecil, khususnya untuk sampah residu yang sulit didaur ulang.
Dengan memanfaatkan material bata ringan (hebel) yang ekonomis dan mudah diperoleh, alat ini menjadi alternatif pengelolaan limbah yang dinilai efektif, efisien, serta lebih ramah lingkungan.





