
Fasilitas yang berlokasi di Jalan Binong, Kampung Cigosali ini dibangun melalui gotong royong antara mahasiswa KKN dan warga setempat.
Peresmian insinerator tersebut menjadi penanda dimulainya upaya kemandirian masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan desa.
Kepala Dusun (Kadus) II Desa Taringgul Landeuh, Irpan, yang mewakili perangkat desa, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN Unsika.
“Dengan adanya alat ini, tumpukan sampah bisa berkurang secara signifikan. Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengelola sampah dengan benar dan tidak lagi membakar sampah sembarangan di depan rumah,” ujarnya.





