
1. Autofagi: Sistem Daur Ulang Sel
Terobosan penting datang dari ilmuwan Jepang, Yoshinori Ohsumi, yang meraih Nobel Kedokteran 2016 atas penelitiannya tentang autofagi. Istilah ini berarti “memakan diri sendiri”, namun dalam konteks biologis, ini adalah sistem pembersihan sel.
Saat asupan energi dihentikan, sel-sel tubuh mulai mengidentifikasi komponen yang rusak atau tidak berfungsi. Bagian-bagian tersebut dihancurkan lalu didaur ulang menjadi energi baru yang lebih efisien.
Proses ini berperan penting dalam menjaga kualitas sel dan dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit degeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.
2. Pergeseran Metabolik: Tubuh Beralih ke Lemak
Laporan The New England Journal of Medicine (2019) memperkenalkan istilah “metabolic switching”. Dalam kondisi normal, tubuh menggunakan glukosa sebagai sumber energi utama. Namun setelah sekitar 12 jam tanpa asupan makanan, cadangan glukosa mulai habis.





