Sebagai bagian dari hasil aksi, peserta mendorong perubahan perilaku konsumsi masyarakat agar lebih bijak dalam membeli dan menggunakan pakaian.
Di sisi lain, pemerintah juga didorong untuk memperkuat regulasi industri tekstil, mendukung pengembangan serat alami lokal, serta menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak pada keberlanjutan lingkungan.
Aksi yang berlangsung pada 5 Juni 2026 tersebut berjalan tertib dan damai. Seluruh peserta kemudian menutup kegiatan dengan komitmen bersama untuk terus mengawal isu-isu lingkungan dan memperkuat gerakan berbasis komunitas di Purwakarta sebagai bagian dari upaya menjaga bumi untuk generasi mendatang. (Red)





