
“Tempatnya ramai, banyak jajanan dan nyaman. Harganya juga murah, harga pelajar. Cocok banget buat anak remaja,” kata Rama.
Di sisi lain, berkah Ramadan juga dirasakan para pedagang. Ririn, salah satu pelaku UMKM yang berjualan di lapak “Bacitruck 93 dan Dimsum”, mengungkapkan adanya peningkatan omzet yang cukup signifikan dibanding hari biasa.
“Alhamdulillah, selama Ramadan ini ada kenaikan sekitar 50 persen dibanding hari biasa. Kalau biasanya omzet di atas satu juta rupiah per hari, sekarang tentu lebih tinggi karena antusias masyarakat sangat besar,” jelas Ririn.
Menurutnya, lokasi strategis yang berada tepat di depan kawasan wisata menjadi faktor utama meningkatnya jumlah pengunjung setiap sore. Selain itu, harga jajanan yang terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.





